Selamat Datang di Website Saung Quran Bunda

Sejarah Saung Quran Bunda

Saung Qur'an Bunda (SQB) Ciamis merupakan lembaga pendidikan dan sosial keagamaan yang berfokus pada pembelajaran Al-Qur'an dan pembentukan karakter Islami di Kabupaten Ciamis.

Secara administratif atau catatan sejarah formal yang mendetail (seperti tanggal persis peletakan batu pertama), publikasi digitalnya tidak sekaku pesantren-pesantren abad pertengahan. Namun, perjalanan dan kiprah Saung Qur'an Bunda dapat dirangkum melalui poin-poin perkembangan penting berikut:

1. Pendiri dan Latar Belakang

Saung Qur'an Bunda didirikan dan dibimbing oleh Hj. Vanny Ivanny H., S.E., yang akrab disapa Bunda Vanny atau Bunda. Lembaga ini lahir dari semangat untuk menyediakan wadah belajar Al-Qur'an yang inklusif, nyaman, dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat—mulai dari anak-anak, remaja, mahasiswa, hingga kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan. Salah satu markas kegiatannya berada di kawasan Perum Kota Galuh, Desa Mekarjadi, Kecamatan Sadananya, Ciamis.

2. Fokus Inklusi (Mengaji Braille untuk Tunanetra)

Salah satu tonggak sejarah penting yang melambungkan nama Saung Qur'an Bunda di tingkat regional terjadi sekitar tahun 2020. SQB dikenal sangat peduli terhadap penyandang disabilitas.

  • Pada Agustus 2020, SQB menarik perhatian publik saat menggelar program mengaji Al-Qur'an Braille bagi para penyandang disabilitas tunanetra.

  • Uniknya, metode pembelajaran ini dipadukan dengan konsep tadabur alam (wisata edukasi) di Wisata Mandiri Sayang Kaak, Ciamis, agar para santri berkebutuhan khusus bisa belajar dengan suasana yang menyenangkan.

3. Kolaborasi Strategis dengan Masjid Agung Ciamis

Seiring perkembangannya, kiprah Saung Qur'an Bunda semakin dipercaya oleh institusi keagamaan besar di Ciamis. Lembaga ini dipercaya oleh DKM Masjid Agung Ciamis untuk menakhodai program Quranic Learning Center.

  • Program ini bertujuan menjadikan Masjid Agung Ciamis sebagai pusat pembelajaran Al-Qur'an bagi remaja (SMP/SMA) dan mahasiswa.

  • Dalam program ini, SQB menerapkan Metode Bilqis (Bimbingan Ilmu Al-Quran Intensif), sebuah pendekatan yang fokus pada perbaikan makhraj (tempat keluarnya huruf) dan pembentukan karakter suara yang benar secara berjenjang (memiliki sistem jilid dan sertifikasi layaknya madrasah diniyah).

4. Transformasi Menjadi Lembaga Sosial-Keagamaan

Kini, Saung Qur'an Bunda tidak hanya bergerak di bidang tahsin (perbaikan bacaan) dan tahfidz (hafalan) Al-Qur'an, tetapi juga aktif dalam aksi sosial kemanusiaan. SQB kerap menggandeng organisasi lain—seperti Persatuan Srikandi Kreatif Indonesia (Persikindo), mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) Universitas Islam Darussalam (UID), serta PMI Kabupaten Ciamis—untuk mengadakan kegiatan seperti donor darah massal dan santunan.

Secara singkat, sejarah Saung Qur'an Bunda Ciamis adalah cerita tentang sebuah ruang belajar lokal yang konsisten bertransformasi dari sekadar tempat mengaji menjadi lembaga inklusif yang melayani umat, baik dalam literasi Al-Qur'an maupun aksi sosial di Ciamis.

Berita Terbaru